Hukum Maluku 

Razia Malam Gabungan, Lapas Wahai Pertahankan Status Zero Narkoba dan HP

Wahai, indonesiatimur.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai terus perketat pengamanan dan mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib). Langkah nyata ini dibuktikan melalui razia mendadak di blok dan kamar hunian Warga Binaan pada Selasa (23/06/2026) malam.

Kegiatan ini dilaksanakan secara sinergis dengan menggandeng personel dari Kepolisian Sektor (Polsek) Wahai. Kolaborasi strategis ini diambil sebagai langkah preventif berskala intensif untuk menggempur potensi gangguan kamtib serta memastikan lingkungan hunian tetap aman, tertib, dan kondusif.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan razia gabungan ini merupakan wujud nyata dari fungsi deteksi dini yang menjadi prioritas utama jajarannya. “Razia bersama ini bukan sekadar rutinitas, melainkan komitmen kami dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib. Kami ingin memastikan Lapas Wahai benar-benar bersih dan aman, baik bagi petugas maupun Warga Binaan,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan bergerak menyisir setiap sudut kamar hunian dengan sangat teliti. Meskipun dilakukan secara mendadak pada malam hari, petugas tetap mengedepankan pendekatan yang humanis, sopan, dan sesuai Standard Operasional Prosedur guna menghormati hak-hak para Warga Binaan. Seluruh perlengkapan, pakaian, dan barang pribadi milik Warga Binaan diperiksa secara mendetail guna mengantisipasi adanya penyelundupan barang-barang terlarang.

Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh di seluruh blok hunian, petugas tidak menemukan adanya handphone, narkoba, senjata tajam, maupun benda terlarang lainnya. Barang hasil temuan dinyatakan nihil, sebuah pencapaian yang menunjukkan tingkat kepatuhan Warga Binaan yang tinggi dan optimalnya pengawasan harian yang dilakukan petugas penjagaan Lapas Wahai.

Kepala Subseksi Kamtib, Usman Bakri, memberikan keterangan senada mengenai jalannya operasi malam tersebut. “Semua sudut blok, ventilasi, hingga area kamar mandi kami periksa secara detail bersama rekan-rekan kepolisian. Alhamdulillah, hasil temuan malam ini nihil. Ini menunjukkan sistem pencegahan dan pengawasan internal yang kita terapkan selama ini berjalan optimal,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan dari Polsek Wahai, Ajun Inspektur Dua, Muhammad Reza Sabban, menyatakan kesiapannya untuk terus membangun koordinasi yang kuat bersama pihak Lapas. “Kami akan selalu siap mendukung Lapas Wahai dalam menjaga kamtib. Sinergi seperti ini sangat penting dan harus berkelanjutan agar situasi kamtib di wilayah hukum kita tetap kondusif dan harmonis,” tegasnya.

Merespons aksi cepat dan kolaboratif ini, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi atas sinergi yang terjaga dengan baik antara Lapas Wahai dan Aparat Penegak Hukum (APH) setempat. “Pertahankan status zero handphone, pungutan liar, dan narkoba ini, serta terus tingkatkan sinergi dengan APH setempat,” pintanya.

Melalui hasil nihil pada razia kali ini, Lapas Wahai bersama Polsek Wahai berhasil membuktikan komitmen menjaga integritas, bersih dari narkoba, dan ketertiban di lingkungan Pemasyarakatan dapat berjalan dengan sangat baik, konsisten, dan transparan. (it-06)

Bagikan artikel ini

Related posts

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.